Pemaparan Visi Misi Pasangan Calon Nomor Urut 1, M. Yusuf, M.Si dan H. Imron Lubis, S.Pd.,MM
Moderator Debat Publik, Ray Rangkuti
Pemaparan Visi dan Misi pasangan Calon Nomor urut 2, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dan H. Muhammad Jafar Sukhairi Nst
Visi Nomor urut 2: Masyarakat yang berkedaulatan pangan, mandiri ekonomi, sehat, cerdas, didukung sarana dan prasarana, masyarakat yang religius dan berbudaya
Misi Nomor Urut 2: kebutuhan pangan secara swasembada, kemandirian ekonomi, meningkatkan kesehatan masyarakat
meningkatkan kualitas pendidikan, sumber daya manusia, sarana dan prasana, pemukiman dan membuka akses daerah terisolir
meningkatkan prestsi kehidupan beragama, melestarikan adat dan budaya daerah, tata kelola pemerintah yang kuat
pengelolaan kawasan hutan yang berkeadilan dan berkelanjutan
Pemaparan Visi dan Misi Pasangan Calon Nomor Urut 3, Saparuddin Haji Lubis dan Miswaruddin Daulay, S.Pd
Visi Nomor urut 3: mewujudkan masyarakat Madina yang sejahtera, bermartabat, cerdas religius dan berbudaya
Tiga Agenda Utama, pertama, tata kelola pemerintahan, keagamaan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi dan sosial
pemberdayaan sumber daya manusia, dan pemanfaatan sumber daya alam yang hakiki
Moderator Debat Publik, Ray Rangkuti
Pembawa Acara, Leli Irawan
Memilih adalah menentukan masa depan
Pastikan diri Anda telah terdaftar sebagai Pemilih
Pelajari rekam jejak Calon Pemimpin Anda
Pemilih bijak menentukan Pemimpin berkualitas
Ketua KPU Madina, Agus Salam: "Suara Anda sangat berarti untuk menentukan arah Pembangunan Mandailing Natal".
Moderator Debat Publik, Ray Rangkuti
Ray Rangkuti mengajukan pertanyaan kpada Ketiga Pasangan Calon
Dahlan: "Untuk mencegah kesenjangan, kami akan berpedoman pada peraturan Perundang-undangan".
Saparuddin Haji: "Untuk mencegah kesenjangan dan memberikan kesejahteraan, kami akan memberikan obligasi berdasarkan persetujuan DPRD".
Miswaruddin: "Tanah Ulayat sampai sekarang belum bisa diselesaikan".
Yusuf: " Untuk mengatasi kesenjangan, akan dibuka jaringan transportasi sehingga cost bisa lebih ringan".
Yusuf: " Tanah Ulayat adalah Hak masyarakat yang selalu dikebiri oleh Perusahan-perusahaan".
Moderator Debat Publik, Ray Rangkuti
Miswaruddin: "Pelayanan yang bersifat Publik di Madina semisal pembuatan KTP masih sangat susah".
Miswaruddin: "Jika terpilih, setahun kita memimpin, akan dilakukan infrastruktur Pegawai".
Yusuf: "Pelayanan dasar selama ini sudah cukup memadai, hanya perlu ditingkatkan saja".
menurut Yusuf, pelayanan dasar seperti pembauatn KTP akan diaktifkan di kecamatan-kecamatan
Imron: " Puskesmas-puskesmas masih banyak yang kurang memadai".
Dahlan: "Lemahnya pelayanan dasar disebabkan karena kurangnya SDM".
Dahlan: "Setahun kami memimpin jika terpilih, maka daerah-daerah terisolir di Madina akan kami buka".